Selasa, 20 Januari 2015
Kebanggaan Menjadi Santri Pondok
Pondok adalah dimana seseorang ditempa dalam suatu tempat untuk menjadi pribadi yang lebih baik sesuai dengan kemampuan yang diajarkan. Berbicara pondok tidak terlepas dengan seseorang yang menginap atau "mondok", disini seseorang individu mulai mengatur hidupnya secara mandiri dan tegar dalam proses pendewasaan dirinya. Pondok Pesantren modern menjadikan individu lebih mengenal agama,dan meningkatkan iman dan takwa terhadap Allah SWT sekaligus mampu memiliki wawasan global terhadap perkembangan zaman. Disamping itu dengan hidup di pondok pesantren modern dituntut untuk berprilaku sesuai dengan ajaran Islam dan budaya timur bangsa Indonesia yang tentu saja tidak ketinggalan zaman.
individu yang belajar dikomunitas pondok pesantren sering kita kenal dengan santri. Para santri inilah yang belajar menempa ilmu dengan segenap jiwa raganya untuk memperoleh keberhasilan di dunia dan akhirat. Sungguh luar biasa para santri ini, mereka harus hidup dipondok dengan meninggalkan sesuatu yang kadangkala mereka inginkan. apa saja itu ? kedekatan dengan orang tua, hiburan dunia yang kadangkala membutakan, HP, motor-motoran dan sebagainya. Namun itu semua akan terbayarkan kelak ketika mereka sudah lulus dan lepas dari pondok, mereka akan merasakan manfaat dari kemandirian mereka dipondok pesantren modern dan mampu menjadi kebanggan orang tua.
Di pondok pesantren modern para santri tidak hanya mendapatkan ilmu agama yang bersumber dari Al Quran dan Hadist saja, melainkan mereka juga mendapatkan ilmu formal, materi ketrampilan, pengembangan bakat minat dan sikap kesantunan terhadap orang tua, sesama rekan baik yang lebih tua dan muda. Dan selama di pondok para santri lebih bisa mengeksplore dirinya lebih banyak dibandingkan mereka di luar pondok karena inensitas bimbingan para pengasuh sehingga bisa menjadi pribadi yang berkualitas.
Mudah-mudahan menjadi santri bisa menjadikan kebanggan bagi diri, keluarga, masyarakat bangsa dan negara. Amin, amin ya Robbal Alamin...
by : CDW
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar